Mesuji, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji A. Jalaluddin bersama Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Darul Alipi mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Masjid Ramah Pemudik menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Selasa (3/3/2026) dari ruang kerja masing-masing.
Rapat koordinasi ini diselenggarakan oleh Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah bersama Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam. Agenda tersebut digelar sebagai langkah awal mematangkan persiapan layanan masjid yang ramah bagi para pemudik di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini membahas konsep Masjid Ramah Pemudik yang akan dioptimalkan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Program tersebut bertujuan menghadirkan masjid sebagai pusat layanan ibadah sekaligus tempat istirahat yang nyaman dan representatif bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mesuji A. Jalaluddin menyambut baik program tersebut sebagai bentuk pelayanan keagamaan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menyampaikan momentum Idul Fitri bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga pergerakan sosial masyarakat dalam skala besar. Karena itu, kehadiran masjid yang bersih, aman, dan ramah akan memberi kesan positif sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Darul Alipi menambahkan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil rapat koordinasi dengan melakukan pendataan masjid yang berada di jalur strategis pemudik di Kabupaten Mesuji. Langkah ini dilakukan agar implementasi program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Melalui rapat koordinasi ini, Kementerian Agama berharap seluruh satuan kerja di daerah dapat bersinergi dalam menyukseskan program Masjid Ramah Pemudik. Dengan persiapan yang matang, diharapkan layanan keagamaan selama libur Idul Fitri 1447 H/2026 M dapat berjalan lancar dan memberi kenyamanan bagi masyarakat.











