Mesuji, Kemenag (Humas) – Sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80, Kantor Kemenag Kabupaten Mesuji mengadakan kegiatan donor darah. Kepala Kantor Kemenag Mesuji, Johan Yusuf, meninjau langsung pelaksanaan acara di Aula Kemenhaj dan Umrah Kabupaten Mesuji pada Sabtu (3/1/2026).
Kegiatan donor darah diikuti secara antusias oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag Mesuji dan masyarakat setempat. puluhan peserta hadir, membentangkan antrean panjang untuk berbagi setetes darah demi kemanusiaan. Tim Kesehatan Kabupaten Mesuji turun tangan menyediakan fasilitas lengkap, termasuk pemeriksaan kesehatan pra-donor.
Johan Yusuf tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, disambut panitia dan peserta. Bersama jajaran, ia menyaksikan proses pengambilan darah dan berbincang dengan para pendonor. “Ini luar biasa, semangat berbagi yang tinggi dari ASN dan masyarakat menunjukkan wajah nyata Kemenag sebagai pelayan umat,” ujar Johan Yusuf saat meninjau.
Menurutnya, donor darah selaras dengan tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” “Darah yang disumbangkan hari ini menjadi simbol sinergi umat beragama dalam membangun kesehatan bangsa. Kemenag bangga menjadi motor penggerak aksi kemanusiaan seperti ini,” tambahnya.
Hingga siang hari, puluhan kantong darah berhasil terkumpul. Tim Kesehatan memastikan setiap pendonor memenuhi syarat usia, berat badan, dan hemoglobin. Peserta ASN Kemenag Mesuji mendominasi, diikuti warga dari berbagai desa di sekitar Mesuji. Suasana penuh keakraban.
Kegiatan ini merupakan inisiatif Kemenag Mesuji untuk memperingati 80 tahun perjalanan Kementerian Agama. Selain donor darah, rangkaian HAB mencakup upacara, penganugerahan Satyalancana Karya Satya, dan rapat kerja DWP Kemenag Mesuji. Johan Yusuf menekankan pentingnya gaya hidup sehat dan kepedulian sosial. “Mari jadikan HAB sebagai momentum untuk terus berbakti. Donor darah ini bukti bahwa agama hadir sebagai solusi bagi masalah kemanusiaan,” pesan Johan kepada para pendonor.











