Mesuji, Kemenag (Humas) – Plt.Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji, Darul Alipi, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Gusdianto, menerima kunjungan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPAPPKB) Kabupaten Mesuji, Senin (24/02/2026).
Kunjungan Dinas PPPAPPKB Kabupaten Mesuji ini dilakukan sebagai bagian dari koordinasi dan sinergi antarinstansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Agenda tersebut bertujuan untuk memperkuat peran Kementerian Agama dalam mendukung indikator-indikator Kabupaten Layak Anak 2026, khususnya pada aspek pemenuhan hak anak di bidang pendidikan dan keagamaan.
Plt. Kasubag TU Darul Alipi menyampaikan bahwa Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak. Ia menegaskan, madrasah dan lembaga pendidikan keagamaan di bawah binaan Kemenag harus menjadi ruang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan bagi peserta didik.

“Dukungan terhadap program Layak Anak bukan hanya sebatas administrasi, tetapi juga implementasi nyata di satuan pendidikan,” ujar Darul Alipi. Menurutnya, sinergi dengan Dinas PPPAPPKB menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh indikator KLA dapat dipenuhi secara optimal pada tahun 2026.
Kasi Pendis Gusdianto menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung program tersebut melalui penguatan kebijakan madrasah ramah anak dan pengawasan terhadap satuan pendidikan. Ia menyebutkan, berbagai program pembinaan telah berjalan dan akan terus ditingkatkan agar sejalan dengan indikator Kabupaten Layak Anak.
Melalui koordinasi ini, diharapkan sinergi antara Kementerian Agama Kabupaten Mesuji dan Dinas PPPAPPKB semakin kuat dalam mewujudkan Kabupaten Mesuji sebagai Kabupaten Layak Anak Tahun 2026. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak anak secara berkelanjutan di Bumi Ragab Begawe Caram.











