Home / sekjend / Kemenag Mesuji Tinjau Langsung Ponpes Nurul Jadid Pasca Insiden Pembakaran

Kemenag Mesuji Tinjau Langsung Ponpes Nurul Jadid Pasca Insiden Pembakaran

Mesuji, Kemenag (Humas) – Kementerian Agama Kabupaten Mesuji meninjau langsung Pondok Pesantren Nurul Jadid pada Senin (11/05/2026) menyusul peristiwa pembakaran oleh massa yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Peninjauan dilakukan oleh Kepala Kantor Kemenag Mesuji, A. Jalaluddin didampingi Plt. Kasubag TU, Darul Alipi serta Kasi Pendis, Gusdianto. Kehadiran mereka bertujuan memastikan kondisi lapangan serta memperoleh informasi yang utuh terkait kejadian tersebut.

Sebelumnya, pada Minggu (10/05/2026), tiga penyuluh agama Islam Kemenag Mesuji telah lebih dahulu meninjau lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan sebagai respons awal serta memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan anarkis dan menyerahkan proses hukum kepada kepolisian.

Berdasarkan hasil peninjauan, diketahui bahwa Pondok Pesantren Nurul Jadid telah vakum dan tidak menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar kurang lebih sejak April 2025 hingga saat ini. Santri yang sebelumnya masih berada di lingkungan pondok telah diambil kembali oleh orang tua masing-masing, sementara peserta didik lainnya dikembalikan ke SMP induk asal mereka.Hal ini terjadi pasca mencuatnya dugaan kasus asusila yang menyeret oknum pimpinan pondok pesantren. Namun demikian, dugaan tersebut tidak dapat dibuktikan secara hukum.

Situasi kembali memanas setelah oknum tersebut kembali ke lokasi sebelum Idul Fitri 1447 H. Oknum tersebut mencoba mengaktifkan kegiatan pengajian. Kehadiran tersebut memicu penolakan masyarakat yang menilai hal itu mengabaikan kesepakatan sosial yang berkembang sebelumnya. Konflik terjadi hingga berujung pada aksi pembakaran bangunan pondok oleh massa pada 8 Mei 2026. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa karena tidak ada santri maupun aktivitas pendidikan saat kejadian berlangsung.

Kemenag Kabupaten Mesuji bersama pemerintah daerah, pihak kepolisian, tokoh agama, serta unsur kecamatan dan pemerintah desa telah mengambil langkah edukatif kepada masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Selain itu, para penyuluh agama turut ditugaskan untuk memberikan pemahaman dan pembinaan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis lanjutan. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Saat ini, kondisi masyarakat di lingkungan sekitar telah kembali kondusif.

Kepala Kantor Kemenag Mesuji, A. Jalaluddin, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen menjaga ketertiban dan kualitas lembaga pendidikan keagamaan. “Kemenag Mesuji akan terus berkomitmen memastikan setiap lembaga pendidikan berjalan sesuai ketentuan serta menjaga kondusivitas di tengah masyarakat,”

Ia juga mengingatkan untuk menyelesaikan persoalan melalui jalur yang bijak dan sesuai aturan. Kemenag Mesuji akan terus berkomitmen untuk menjaga kerukunan umat beragama serta mendorong penyelesaian setiap persoalan secara damai dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Category List

Info Grafis

524845732_1275676277555409_1601813598573600413_n
previous arrow
next arrow
May 2026
S M T W T F S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Alamat Kami