Mesuji, Kemenag (Humas) – Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji, Darul Alipi, mengikuti rapat koordinasi secara daring melalui Zoom pada Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini membahas sosialisasi Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Rapat koordinasi ini diikuti oleh jajaran Kementerian Agama dari berbagai daerah.
Darul Alipi menyampaikan bahwa Kemenag Mesuji siap mendukung penuh program strategis nasional tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada pelaku usaha di daerah.
Menurutnya, sosialisasi menjadi kunci penting agar masyarakat, khususnya pelaku UMKM, memahami urgensi sertifikasi halal. Selain itu, pemahaman yang baik diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Rapat koordinasi ini turut membahas strategi n implementasi program WHO 2026 di seluruh wilayah Indonesia. BPJPH menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan target nasional dapat tercapai tepat waktu.
Sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan program tersebut. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan Mesuji dapat menjadi salah satu daerah yang siap menghadapi implementasi wajib halal.
Kemenag Mesuji, lanjutnya, terus berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan jaminan produk halal bagi masyarakat. Upaya ini sejalan dengan misi memberikan perlindungan serta kenyamanan bagi konsumen dalam menggunakan produk yang beredar di pasaran. (humas)










