Mesuji, Kemenag (Humas) — Kementerian Agama Kabupaten Mesuji melalui Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis), Gusdianto, mengikuti kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teknis Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 secara daring melalui aplikasi Zoom. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, (22/1/2026). Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan pemahaman teknis penyelenggaraan seleksi nasional bagi satuan pendidikan madrasah.
Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Pelaksanaan secara daring dengan partisipasi luas dari seluruh wilayah Indonesia tanpa terkendala jarak dan waktu. Hal ini sekaligus mencerminkan adaptasi Kemenag terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan kegiatan nasional.
Peserta kegiatan terdiri atas Kantor Wilayah Kemenag Provinsi se-Indonesia, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah atau Pendidikan Islam, serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah/Pendis kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menunjukkan pentingnya kegiatan sosialisasi tersebut bagi kelancaran pelaksanaan SNMB di lingkungan madrasah.
Sosialisasi ini menghadirkan Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah, Nyayu Khodijah, sebagai narasumber. Kasi Pendis, Gusdianto menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut karena dinilai memberikan kejelasan teknis bagi jajaran Pendis di daerah. Ia menilai, kegiatan ini sangat membantu dalam mempersiapkan madrasah di Kabupaten Mesuji agar mampu beradaptasi dengan regulasi terbaru. Menurutnya, informasi yang diperoleh akan segera disosialisasikan kembali kepada kepala madrasah dan operator terkait.
Lebih lanjut, Gusdianto menegaskan komitmen Kemenag Mesuji untuk mendukung penuh kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dalam pelaksanaan SNMB. Ia berharap, melalui koordinasi yang baik antara pusat dan daerah, pelaksanaan SNMB dapat berjalan lancar dan transparan. Hal ini sekaligus menjadi bentuk pelayanan pendidikan yang berkualitas kepada masyarakat.
Pelaksanaan sosialisasi ini juga menjadi bagian dari penguatan tata kelola pendidikan madrasah yang akuntabel dan profesional. Dengan adanya pemahaman teknis yang seragam, diharapkan tidak terjadi kendala administratif yang merugikan peserta didik. Madrasah pun dituntut semakin siap bersaing secara sehat di tingkat nasional.
Kementerian Agama Kabupaten Mesuji berharap seluruh jajaran pendidikan Islam di Indonesia dapat menyukseskan SNMB Tahun Pelajaran 2026/2027 secara optimal. Partisipasi aktif dari daerah, termasuk Kabupaten Mesuji, menjadi faktor penting dalam mewujudkan akses pendidikan yang adil dan merata. Kemenag pun terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan Islam yang unggul, inklusif, dan berdaya saing. (mut/p/gus)










